Showing posts with label two-cent. Show all posts
Showing posts with label two-cent. Show all posts

Saturday, 20 October 2012

Birthday Freebies!

Soooooooooooo....

my birthday is coming. And I found out that there are several restaurant or cafe that'll give you free stuffs for your birthday! Cool ain't it? 

Check this out!


1. Free wagyu steak from Holycow!. Available on your birthday.




2. Free Pasta and Wine from ATavola. Valid for three days from your birthday.



3. And, free Bagel from BagelBagel. Valid seven days from your birthday.



So, I plan to redeem all of them on my birthday. Bagel for breakfast, steak for lunch, and pasta and wine for dinner. HOHOHO. Superb!


If your birthday is coming, and you're in Jakarta, don't hesitate to visit these places and get your birthday treat :)


You can find them here:

1. Holycow!
Jl.Bakti no.15,Senopati
Jakarta Capital Region

Jl. Raya Boulevard Kelapa Gading, blok WB2 no.16
Jakarta Capital Region

Or visit their page here.

2. BagelBagel
KEMANG Store: Jl. Benda Raya 14D

SCBD Store: IMAGERIE, Fairgrounds Lot 14 SCBD

Or visit their page here.

3. ATavola
Jl. Kemang Selatan Raya no.125

Or visit their page here.

Cheers!

Wednesday, 18 January 2012

The one with serious post


First post in 2012. Kali ini aga serius, berita duka pula. Jadi, beberapa hari yang lalu, seorang teman saya baru saja meninggal. It’s funny when someone your age passed away. I couldn’t believe it at first. I mean, she was so young, energetic, ga ada yang nyangka dia akan pergi secepat itu. But then again, umur, jodoh, semuanya di tangan sang pencipta. Her death makes me realize how short was our time on this earth. Kita ga pernah tahu kapan akan dipanggil atau kapan orang-orang yang kita sayang akan pergi ninggalin kita. Bukannya dari dulu ga nyadar, hanya saja, kejadian ini bener-bener kayak tamparan di muka! 

Sebenernya saya tidak terlalu akrab dengan teman saya yang ini. Namun dulu, hamper 10 tahun lalu, dia adalah salah satu sahabat ketika saya memulai kuliah. Teman saya ini namanya Valia. Anaknya sangat riang, ceria, penuh semangat, dan yang pasti, ga pernah milih-milih temen. Semua orang ditemenin. Makanya, ketika dia meninggal kemarin, banyak yang sedih. Yang datang mengantarnya beragam rupa. Saat diberi tahu Valia kecelakaan motor di Bali, antara percaya ga percaya, dan saya selalu berpikir “Ah, dia kan anak yang kuat. It must’ve been nothing serious.” Lalu Sembilan hari setelah berita kecelakaan itu datanglah berita duka cita. Valia meninggal karena pendarahan otak. 

I was pretty shocked that day.  Ada semacam penyesalan yang terbersit. Kenapa saya ga bisa kenal dia lebih baik? Kenapa dulu kami tiba-tiba menjauh? Padahal, pas semester satu, kami bertiga – satu lagi adalah teman saya, Varadila – selalu ke mana-mana bareng, nyaris tak terpisahkan! Valia itu anak tunggal, jadi, dulu sempet juga ngerasain diculik nginep di rumahnya nemenin dia. But then, it all changed. Dia berubah, saya pun berubah. Kami tak lagi teman dekat, hanya teman satu kampus. Namun kepergiannya tetap membuat saya menangis.

Satu hal yang bisa saya petik dari kejadian ini adalah, manfaatkan waktu kita sebaik-baiknya. Selalu coba berbuat baik. Jalin silaturahmi dengan orang-orang yang kita sayangi. Selalu coba luangkan waktu buat mereka. Lakukan hal-hal yang ingin kita lakukan. Kejar mimpi, meski jauh, setidaknya kita sudah berusaha. Mungkin terdengar klise, tapi nyatanya begitu sulit dijalankan. Lebih baik menyesal atas hal-hal yang pernah kita lakukan, daripada menyesal karena tak pernah melakukan hal apa pun. 


Cheers!